Saturday, October 16, 2010

harus kuat


Sejenak saja, lepaskan semua beban yang menggantung di dalam hati dan pemikiran. 
Menenangkan diri dari ragam persoalan yang tak pernah selesai kita hadapi dalam hidup ini. Hilangkan sedikit demi sedikit kekecewaan dari kenyataan hidup yang mungkin tak sesuai dengan harapan. Tenteramkan hati kita di sini. 

Hanyutkan perasaan dan pemikiran kita dengan berbicara kepada hati. 
Agar ia tetap berada dalam jalan yang membawa kepada keselamatan. 
Supaya hati tidak menyeberang terlalu jauh dari arah yang sebenarnya sudah jelas-jelas menjamin kebahagian. Saling berbicaralah engkau dengan hati, kerana hati iu cepat lali.jauhi hatimu ini dari sentuhan dengan keburukan dengan keburukan, kerana ia begitu cepat melesat pada keburukan- Hasan Al-Basri

Kita adalah pemain dalam hidup ini. 
Kita yang menentukan arahnya. 
Maka, kehancuran bermula kerana kita yang menginginkan kehancuran. Kelemahan, ketidakberdayaan, berawal kerana kita yang menghendaki menjadi lemah dan tidak berdaya. 
Hidup perlu energy kesabaran.
Kesabaran perlu kekuatan perlawanan. Kesabaran tidak pernah pasif, diam, jumud. 
Kesabaran ertinya aktif, dinamis dan selalu optimis. Kesabaran tidak pernah ada dengan mimpi, angan-angan , harapan. 
Kesabaran perlu kekuatan melawan. Melawan segala desakan diri yang ingin melalaikan. Melawan semua serangan yang membuat lemah. Melawan semua pukulan yang ingin menjatuhkan. 

“sesungguhnya besarnya pahala itu seiring dengan besarnya musibah. Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum maka Allah swt akan menguji mereka. Barang siapa yang ridha, maka Allah akan ridha kepadanya. Barang siapa yang murka maka Allah akan murka kepadanya. At-Tarmidzi

Duhai hati, 
sapulah air matamu, sematkan di jiwamu dgn TAQWA,IMAN dan paling penting YAKIN kepadaNya... harus kuat!!!~ ^_^
Harus kuat  ya!~~~ ^o^

Monday, October 4, 2010

Pertemuan Bukan Milik Kita

izinkan saya nak utk menyanyi kecil-kecilan menghiburkan sanubari tatkala rindu pada ukhti-ukhti yang tersayang..... bile berjauhan..hati ini sering memujuk diri...air mata sering bereaksi.. tapi kerana DIA..semua ini terjadi..ohw............saya rindu kamu..!
[cewaah..ayat kakak pada adik..xpun ayat adik pada kakak urm]... ohw ukhtiku...........~
nak dengar?...
 
Pertemuan menghadiahkan kita kasih sayang
Jika cinta satu pasti bertemu ia tidak ternilai

Kerana antara hati kita
Telah tiada antaranya lagi
Yang ada hanya cinta kasih Ilahi

Kita berpisah hanya sementara
Kerana pertemuan bukan milik kita
Jasad dan suara berjauhan sentiasa
Namun cinta abadi

Biar terpisah selalu menderita
Kerana syurga menagih ujian
Sedang neraka dipagari oleh nikmat
Bertemu tidak jemu berpisah tak gelisah

Bicara kita adalah bicara sufi
Tanpa suara dan kata-kata
Kerana penghubung kita adalah suara hati
Bertemu berpisah kerana Allah


Lagu: Suara Hati
Lirik: Pahrol Mohd Juoi

Friday, September 24, 2010

nikmat

“ Nikmat yang paling berharga selepas nikmat Iman dan Islam, adalah memiliki SAHABAT yang soleh. Jika kamu mendapati kewujudan kasih sayang antara kamu dengannya, maka peganglah ia bersungguh-sungguh.” ~ Saidina Umar Al-Khattab

Thursday, September 16, 2010

maghfirah-Mu

Hati ini gelisah entah mengapa..

Hati ini mungkin sudah hitam

Berkarat………..

Kubasuh tangan

Ku usap seraut wajah suram ini

dan kakiku

Telah lama kulupakan tenangnya

sejuk berwudhu……….


Kuangkat kedua tanganku

ALLAHU AKBAR……

Maafkan aku Tuhan…

Aku mohon maghfirah dariMu

Oh , Tuhan pemilik hatiku,


Kau sangat dekat pada hambaMu

yang malu bersimpuh memohon rahmatMu


Allah….engkau dekat disini

Engkaulah yang menggerakkan

Hatiku untuk menadah

Memohon maghfirahmu….

Di bulan yang penuh maghfirah ini


Ya Allah.. ya hayati.. ya habibi..

Buaikanlah hati ini terlena akan keagungan-Mu

Hingga lisan dan hati ini kelu untuk menyukuri atas segala rahmat-Mu..

Kerana kami sedar rasa syukurku kepada-Mu

Memerlukan rasa syukur lagi..


Anta Ilahi Wa Ridhoka Matlubi

Cukuplah Engkau Ya Allah yang Menjadi Tujuan dan Harapan kami.

Aku mohon maghfirahMu

-cpy by teratak al fathani

plez, looking foward
won't give up yet
o dear myself, clear ur line back
oh Allah,
bring me back
anyhin',anywhere,..turn into HIM

Wednesday, September 15, 2010

apekah sudah aku lakukan?

aku takut.jika pertama kali yang ditanyakan kepadaku kelak oleh Tuhanku adalah:
 "Apakah engkau amalkan apa yang sudah engkau ketahui?" -Abu Darda ra

sudah berapa banyak ceramah, tazkirah kita dengarkan?
berapa banyak buku sudah kita baca?
berapa kali sudah kita mengkhatamkan Al-Quran?

ia kemudian dilanjutkan lagi pertanyaan

apa saja yang sudah berguna untuk kehidupan kita?
berapa banyak perintah yang kita kerjakan?
berapa banyak larangan yang sudah kita tinggalkan?
berapa kali kita mengetahui hukum suatu malsah tapi kita tidak melakukannya?
kenapa ilmu-ilmu itu tidak membekas pada diri kita?
kenapa kita masih tetap meremehkan amal sunnah, tapi berlebihan dalam hal mubah?

Wahai orang-orang yang beriman! mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? -61:2

Sungguh, Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan dibumi.Dan Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan.-49:18

..Mereka memiliki hati, tapi tidak dipergunakannya utk memahami ayat-ayat Allah dan mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat tanda-tanda kekuasaan  Allah dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya utk mendengarkan ayat-ayat Allah. mereka seperti hewan ternakan , bahkan lebih sesat lagi. mereka itulah orang-orang yang lengah- 7:179

Pada hari, ketika lidah, tangan kaki mereka menjadi saksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan- 24:24

Dan katakanlah," Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu'min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Maha Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan"-9:105

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang teleh dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri dan meskipun dia mengemukakamn alasan-alasannya- 75:13-15

Keimanan dan keyakinan kita dengan syurga dan neraka yang lemah, kerana andai keimanan itu kuat, nescaya semangat beramal pun akan semakin kuat.Apakah ada hal lain yang mendorong para sahabat umpama Abu BAkar As-Siddiq utk menyerahkan seluruh jiwa raganya untuk islam?..

o dear myself and u,
please noted!..
say it best when u say nothin' at all
it good sometimes 4 u to switching-off ur em0ti0ns
but also crying is n0t 0nly 4 crybabies n weaklings
nanges bukn tanda u lemah.bUt shows dat u r str0ng en0ugh 2 sh0w ur em0tions
Oh Allah Almighty..
inshaAllah~..

Tuesday, August 10, 2010

buat teman-teman terchenta~almahbubat


buat teman-teman BU...
ku titipkan bingkisan coretan dari ukhti KITA,

Bismillahirahmanirrahim
dengan menyebut asma Allah yang begitu kasih dan sangatlah sayang...
...separuh hati telah kutinggalkan untukmu BU..
Baitul Ukhuwah,
cinta itu begitu nyata terasa...
tak sekadar cuma mulut manis dari teori dan cerita sahabiyyah,
subhanAllah,
Maha suci Allah yang telah menyambungkan ikatan ukhuwah ini...
masyaAllah,
buat umi, along, ateh, acik, alang, andak, acu
moga istiqamah
tiada terkira ucap terima kasih untuk ukhti almahbubat,
moga Allah membangunkan sebuah istana 
kat syurga yang kelak menjadi ganjaran Baitul Ukhuwah ini..
menjadi tempat kita berkesudahan kelak...
amin..
ya Rabb,
hamba titipkan saudari-saudari hamba dalam Penjagaan-Mu,
kokohkan langkah kaki menapaki jalan dakwah-Mu,
kuatkan jasad-jasadnya dengan ruh Maghfirah-Mu,
teguhkan keimanannya dalam islam-Mu,
dan jika ini adalah pertemuan yang pertama,
jika engkau mengkehendaki perjumpaan selanjutnya adalah di Jannah-Mu,
ketika Rasul-Mu,
kelak menunggu di telaga...
telaga al-kautsar,
moga kami dapat bertemu dalam 
keadaan yang jauh lebih baik,
akak-akak semua,
kami mengatur maaf, tak ada maksud untuk menyusahkan,
mengganggu..
kami hanyalah Muhajirin era abad 21 
yang Allah takdirkan dipersaudarakan dengan akak semua, Mujahidah Ansar
Rela memberi ape yang terbaik dari sisinya,
kini ana hanya bisa titipkan sebuah 
nukena lusuh,
tak bagus memang,
tapi itu nukena mak saye,
moga ianya bisa lebih bermanfaat...
menjadi saksi ketika anti
bermunajat kepada Allah.
:: salam rindu kerna Allah, cinta kerna Rasulullah, from indonesia~endang ::

lagi...
buat teman-teman BU
Allah tidak pernah janjikan langit selalu biru
...jalan hidup tanpa batu
...matahari tanpa hujan
...kebahagiaan tanpa kesedihan
...sukses tanpa perjuangan
TAPI
Allah janjikan kekuatan dari kelemahan
Dia berikan cahaya untuk terangi kegelapan
Dia berikan rahmat dari segala ujian
Dia berikan pertolongan untuk segala kesusahan..
Subhanallah
Kami tau hakikat hidup ini adalah perjuangan
Asa dan harapan selalu mengiringi,
Kami tau kebahagiaan itu adalah kebersamaan,
ya Rabb,
Ajarilah kami hakikat perjuangan sesungguhnya,
Perjuangan di Jalan-Mu
dan Kebersamaan di Jalan Dakwah menuju-Mu
::jzkk atas kebersamaan ini..semoga Allah pertemukan KITA kembali~hasina_dhiya::

____________
ku selitkan sebuah dialog...
adik  :  kakak, aku ngantuk nih...
kakak:  adik, belajar mencintai..menghayati..memahami apa yang kita pelajari..
           Umat sdg menanti peran kontribusi kita dikemudian hari..berjuangkan hingga 
           kelelahan itu lelah mengikutimu..bersungguh2lah hingga kepenatan itu penat 
           mengikutimu..teruslah bergerak hingga rasa kantuk itu ngantuk mengikutimu...
_____________
lagi ..dialog kutipan..
adik   : sibuk sih
kakak : sibuk ya..emangnya mana sesibuk Rasulullah? [Rasulullah lagi sibuk, sibuk dengan     
           penuh pertarbiyyah manusia...KITA?]

emangnya pertemuan yang singkat ini, banyak bisa KAMI perolehi..lagi-lagi ikatan UKHWUWAH.KASIH SAYANG.CINTA.ILMU.BIAH dari kalian semua..jazakillahukhairan kastirah atas kebersamaan ini jua..
::Burians::

Tuesday, August 3, 2010

Ramadhan Kareem~

Dalam era informasi, komunikasi dan teknologi, Ramadhan boleh kita umpamakan sebagai bulan "Broadband" atau Jalur Lebar di mana kita berpeluang untuk :
  1. "Download"atau memuat turun sebanyak-banyaknya rahmat dan keampunan dari Allah swt.
  2. "Upload" atau memuat naik segala amal-amal soleh yang kita lakukan sepanjang bulan Ramadhan tersebut.
Di dalam bulan Ramadhan terdapat berbagai kebaikan. Perkara ini terbukti dengan begitu ramainya kehadiran umat Islam di segenap masjid dan surau.

Alhamdulillah, inilah yang membuatkan kita sepanjang tahun merindukan kehadirannya. Kita akan menyaksikan sebuah transformasi penampilan umat Islam yang begitu bermakna.

Kita juga melihat bahwa umat Islam tiba-tiba menjadi :

1. Gemar membaca Al-Qur'an.

2. Gemar memperbanyakkan amal soleh dan amal ibadah.

3. Gemar bersedekah.

4. Gemar solat Tarawikh.

5. Gemar memerhatikan nasib kaum fakir miskin serta anak yatim.

6. Kaum muslimat pula lebih gemar menghiasi dirinya dengan tudung dan pakaian menutup aurat.

Di sisi yang lain pula, keghairahan untuk berbuat perkara keji dan maksiat mengalami penurunan yang drastik. Walaupun tidak dapat dinafikan masih ada di sana sini pihak-pihak yang tetap melakukannya padahal Nabi saw telah bersabda bahwa "syaitan-syaitan dibelenggu, maksudnya jin."

Oleh kerana itu Imam Al-Qurthubi rahimahullah mengatakan:
Kemaksiatan itu berlaku disebabkan oleh sejumlah faktor selain dari syaitan :

1. Jiwa manusia yang buruk.

2. Kebiasaan yang tidak baik.

3. Syaitan dari jenis manusia.

Kalau kita pergi ke negara-negara yang penduduk muslimnya minoriti seperti Amerika, Eropah atau Australia, maka kita akan melihat pemandangan yang jauh lebih menyentuh hati. Di tempat-tampat seperti itu umat Islam tampil penuh dengan ruh persaudaraan dan kasih sayang terutama bila menyambut dan menyediakan acara "ifthar jama'ie" atau majlis berbuka bersama di masjid atau Pusat Islam.

Perlaksanaan majlis berbuka di pelbagai Pusat Islam di negara-negara tersebut menjadi sangat menarik kerana biasanya mereka terdiri dari komuniti muslim antarabangsa yang melibatkan kaum muslimin beraneka keturunan dan bangsa. Kemudian anggota masyarakat masing-masing menyumbangkan makanan khas Negara masing-masing.

Subhanallah. .! Suatu pemandangan yang sungguh menyentuh hati. Berhimpunlah mereka iaitu muslim yang beraneka warna kulit, bangsa dan bahasa duduk dalam suatu majlis dengan hidangan yang berlatar belakangkan aneka selera antarabangsa.

Semua duduk bersama diikat oleh rasa cinta dan persaudaraan yang dikenali dengan "Al-Ukhuwwah Al-Islamiyyah" iaitu persaudaraan Islam. Duduk bersama di rumah Allah ta'ala yang merupakan Tuhan kepada orang kulit putih mahupun kulit hitam, Tuhan orang Arab mahupun bukan Arab. Semuanya berhimpun semata-mata untuk mengharapkan rahmat dan ridha Allah ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa.

Kemudian biasanya kegiatan berbuka puasa di Pusat Islam seperti di atas dijadikan kegiatan "open house" atau rumah terbuka. Maknanya acara tersebut mengundang dan membuka diri bagi kehadiran masyarakat setempat sekalipun mereka bukan muslim. Perkara ini diharapkan dapat menjadi wasilah mengajak mereka mengenali bahkan tertarik dengan ajaran Islam yang penuh dengan nilai-nilai persaudaraan dan cinta yang hakiki.

Hasil penyelidikan membuktikan bahwa seringkali hidayah Allah ta'ala tercurah pada ketika itu sehingga tidak pelik apabila setiap undangan terbuka acara berbuka puasa seperti di atas menyebabkan ada sahaja orang Amerika, Eropah atau Australia yang kemudiannya tersentuh hati lalu masuk Islam kerana memang hanya ajaran Islamlah yang benar-benar sanggup menghimpun dan menyatukan umat manusia dari aneka latar belakang, warna kulit, bahasa, suku, keturunan dan bangsa. Maha Benar Allah ta'ala ketika berfirman:

"Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS Al-Hujuraat : 13)

Maknanya, umat Islam di negara-negara seperti Amerika, Eropah dan Australia sangat kreatif sehingga sanggup memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai wasilah berdakwah mengajak kalangan bukan muslim masuk ke dalam rahmat Allah ta'ala, yakni Al-Islam.

Persoalannya :

"Tidakkah kita yang mempunyai penduduk majoriti muslim di negara ini semestinya lebih sanggup lagi untuk merebut hati warga bukan muslim di negara ini melalui pemanfaatan bulan Ramadhan?"

Jawapannya : Semestinya boleh....

Selain itu Ramadhan juga merupakan bulan yang bertaburan dengan rahmat Allah ta'ala. Inilah bulan di mana musuh Allah ta'ala dan musuh orang-orang beriman (yakni syaitan) dibelenggu, pintu-pintu neraka tertutup dan tidak satupun dibiarkan terbuka sedangkan pintu-pintu syurga dibuka dan tidak satupun yang tertutup.

Rasulullah saw bersabda: "Bila tiba malam pertama bulan Ramadhan para syaitan dibelenggu, maksudnya jin. Dan pintu-pintu neraka ditutup dan tidak satupun yang dibuka dan pintu-pintu syurga dibuka dan tidak satupun yang ditutup." (HR At Tirmidzi)

Hadits Nabi saw di atas membuatkan kita mengerti mengapa setiap kali memasuki bulan Ramadhan umat Islam mengalami transformasi penampilan yang begitu penting.

Sedarkah kita bahwa ini semua hanya membuktikan betapa hebatnya Allah ta'ala mencurahkan rahmatNya bagi umat manusia yang beriman di bulan Ramadhan?

Maka seharusnya kita merenungi fakta ini dalam tafakkur kita. Maka adalah sayugianya kita memanfaatkan detik berharga ini untuk melaksanakan aktiviti terbaik yang Allah ta'ala perintahkan kita melakukannya. Sudah sepatutnya dalam suasana "banjir" rahmat dan keberkatan dari Allah ta'ala ini, kita umat Islam mengingati kembali firman-firman Allah ta'ala berikut:

"Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah ta'ala, mengerjakan amal yang soleh, dan berkata, "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri (kaum muslimin)." (QS Fushilat : 33)

"Serulah (manusia) kepada jalan Rabb-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Rabbmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS An Nahl : 125)

Pernahkah kita mencuba untuk menimbulkan rasa empati kepada orang-orang bukan muslim di bulan Ramadhan terutama orang-orang yang selama ini kita anggap tidak mempunyai masalah dengan kita ertinya, mereka tidak termasuk golongan "kafir harbi" (orang kafir yang memusuhi Islam). Tahukah kita bahwa bila tiba bulan Ramadhan, orang-orang seperti ini, hatinya cukup tersentuh menyaksikan umat Islam yang sedang mengalami transformasi penampilan yang bermakna.

Kenapa?

Ini adalah kerana di dalam diri merekapun ada aspek fitrah atau kemurnian jiwa yang ditanamkan oleh Allah ta'ala sedangkan fitrah manusia sentiasa cenderung kepada kebaikan.

Fitrah manusia adalah sesuatu yang mampu mengenalpasti mana perbuatan yang baik dan mana perbuatan yang buruk.

Maka ketika orang-orang bukan Muslim yang bukan musuh ini menyaksikan umat Islam tiba-tiba menjadi rajin beribadah, membaca kitab suci, memperbanyakkan sedekah dan menampilkan perpaduan sosialnya, niscaya di dalam diri mereka muncul perasaan terharu kalaupun tidak dapat dikatakan rasa cemburu. Mereka menjadi cemburu kerana sesungguhnya mereka juga ingin merasakan perkara yang serupa. Itulah sebabnya mengapa sebahagian mereka bahkan ada yang secara ikut-ikutan turut sama "berpuasa" bersama umat Islam.

Maka, dalam detik penuh rahmat dan berkat dari Allah ta'ala ini, mengapa kita tidak cuba memanfaatkannya serta terus menawarkan kepada mereka untuk semuanya masuk ke dalam rahmat Allah ta'ala di bulan yang baik ini?

Sampaikanlah kalimat yang biasa Nabi saw sampaikan:

"Aslim Taslam" ertinya "Masuk Islamlah engkau, niscaya engkau bakal selamat di dunia dan di akhirat"

Dengan kedatangan bulan yang penuh rahmat ini, marilah kita bersungguh-sungguh berperanan menjadi penyebar rahmat Allah ta'ala sebagaimana yang diisyaratkan di dalam Al-Qur'an:

"Dan tidaklah kami mengutus engkau (Muhammad saw) melainkan agar menjadi rahmat bagi semesta alam. " (QS Al-Anbiyaa : 107)

Inilah hakikat sebenarnya umat Islam menjadi rahmat bagi segenap alam semesta. Kita berusaha untuk berkongsi nikmat yang paling mahal yang dianugerahkan oleh Allah ta'ala, iaitu nikmat iman dan Islam.

Ini adalah kerana kita tidak ingin masuk syurga bersendirian. Kita ingin seramai mungkin manusia turut bersama menuju rahmat dan syurga Allah swt dan untuk meraih rahmat dan syurga Allah swt, tidak ada jalan lain selain dari jalan yang telah ditempuh oleh Nabi Muhammad saw iaitu dengan cara berda'wah kepada manusia dengan menampilkan akhlak yang terbaik sehinga rahmat ini dapat dirasakan dan dikecapi oleh seluruh umat manusia sehingga hari Qiamat.

Ya Allah, kami memahami betapa luasnya rahmat dan keampunanMu di bulan Ramadhan. Berilah kekuatan kepada kami untuk kami mampu menarik rahmat dan keampunanMu itu dengan amal-amal soleh kami serta doa-doa kami. Kami juga mengharapkan semoga amal-amal kami yang naik ke atas di terima olehMu manakala rahmat dan keampunanMu tercurah ke bawah dengan sebanyak-banyaknya menerusi jalur lebar yang tidak bertepi di bulan Ramadhan yang penuh berkat.



-credit to WAS

ayuh!!!

Qudwah Seorang Kader Dakwah

Dedicated to kekanda burians ku sayang fillah ^^